Intelektual Muslim Nasional Mendiskusikan Syariah dan Khilafah

Foto DNAMIKAHTI Press, Jakarta. Pada tanggal 12-13 September 2015, Lajnah Khusus Intelektual HTI mengadakan acara Daurah Nasional Muslim Intelektual (DNAMIKA). Menurut Ketua LKI Pusat, Dr. M. Kusman Sadik, acara yang digelar di Aula Kantor Pusat DPP HTI itu bertujuan untuk menguatkan silah ukhuwah dan silah fikriyah para Muslim intelektual di tanah air. Menurutnya, perjuangan dakwah untuk tegaknya syariah dan khilafah akan semakin kokoh apabila didukung kalangan intelektual dari perguruan tinggi maupun lembaga riset. Karena masyarakat memiliki kepercayaan yang kuat kepada kalangan intelektual yang identik dengan keilmuan dan obyektivitasnya itu.

Peserta yang hadir pada daurah tersebut berasal dari dosen berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Diantaranya berasal dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran Bandung, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Jember, Poltekom Malang, Universitas Hasanudin Makassar, Universitas Tadulako Palu, dan sebagainya.

Menariknya, meskipun para peserta yang umumnya bergelar profesor dan doktor itu berasal dari berbagai disiplin ilmu, namun mereka penuh antusias dan semangat mendiskusikan tentang konsep perjuangan Hizbut Tahrir dalam penegakan syariah dan khilafah. Para narasumber yang berasal dari DPP HTI (KH. Drs. Rokhmat S Labib, MEI; KH. M. Shiddiq Al-Jawi, M.Si; Dr. M. Rahmat Kurnia; dan Dwi Condro Triono, Ph.D) memaparkan ide-ide utama terkait syariah dan khilafah. Pada acara tersebut dibahas tentang aqidah sebagai azas pemikiran yang melahirkan berbagai cabang pemikiran berikutnya. Kepada para pakar tersebut juga dijelaskan tentang kesalahan aqidah (ideologi) kapitalisme dan sosialisme serta kebenaran aqidah Islam. Sehingga demokrasi yang lahir dari aqidah kapitalisme merupakan produk dari pemikiran yang salah sejak dari azasnya. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tentang syariah yang semestinya diterapkan secara kaaffah bukan secara parsial. Para narasumber mengajak para intelektual untuk berfikir secara obyektif dari segi fakta dan dalil, bahwa untuk menerapkan syariah secara kaaffah itu umat Islam membutuhkan institusi pemerintahan berupa khilafah. Karena hanya khilafah-lah sistem pemerintahan yang kompatibel dengan penerapan syariah secara kaaffah.

Setiap sesi materi selalu hangat dengan pertanyaan dan tanggapan dari peserta. Diantaranya dari Pof. Dr. Muhammad Asdar, SE, (Ketua Forum Guru Besar FE Unhas Makassar), Prof. Zainudin Ali, MA (Rektor Universitas Ath-Thahiriyah Jakarta, Wakil Ketua Bidang Kajian Hukum MUI Pusat), Prof. Dr. H. Istiqlal Amien, MSc (Peneliti Baliklimat Bogor), Lukman Atmaja, PhD (Dosen Senior ITS Surabaya), Dr. Ir. Edhy Sutanto, MM (Dosen Undip Semarang), Dr. drh. H. Ahmad Arif Amin (Dosen Senior IPB Bogor), Halim Husein, M.H (Hakim Pengadilan Agama Provinsi Jawa Barat), Ir. Danang Sumiharta, MM, M.Si (BNN Provinsi Jawa Timur, Mantan Wiraswara Nasional Penatar P4). Pada saat open session, secara umum para peserta berkomentar bahwa di dalam acara daurah tersebut mereka telah mendapatkan penjelasan yang cukup komprehensif terkait ide-ide utama yang selama ini didakwahkan oleh HTI. Yaitu tentang aqidah, syariah, khilafah, dan metode dakwah untuk mewujudkan tegaknya syariah dan khilafah tersebut.

Pada acara penutupan daurah, dibacakan pesan singkat yang dikirim oleh Jubir HTI, Ust. Ir. Muhammad Ismail Yusanto, MM, “Tidak ada kemuliaan kecuali dengan Islam, tidak ada Islam yang akan membawa rahmat bagi sekalian alam kecuali melalui penerapan syariah secara kaaffah. Serta tidak ada penerapan syariah secara kaaffah kecuali dalam daulah khilafah, dan tidak akan tegak daulah kecuali melalui dakwah yang dilakukan dengan istiqamah. Karena itu, marilah kita istiqamahkan diri kita dalam dakwah hingga tegak daulah dan terwujud rahmah bagi sekalian alam.” []Abu Radhwa

from Hizbut Tahrir Indonesia http://ift.tt/1K8IRZE
via IFTTT

Posted on September 14, 2015, in Hizbut Tahrir Indonesia and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: