Hina Turki, Anggota Knesset Ngaku Menyesal Hanya Bunuh 9 Orang

Bernada menghina Turki, Zionis-Israel meminta maaf  hanya membunuh sembilan orang penumpang Kapal Mavi Marmara menuju Gaza

Hidayatullah.com—Di tengah hubungan Turki dan Israel yang masih membara akibat kasus pembantaian relawan Turki oleh tentara Zionis, tiba-tiba seorang anggota Knesset (DPR) Israel mengirimkan surat sarkastis kepada Turki.

Sebagaimana Jerusalem Post, hari Rabu kemarin (15/12), Danny Danon, seorang anggota DPR dari Partai Likud, dikabarkan telah mengirimkan surat bernada “menghina” pada Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dalam suratnya yang dibacakan hari Selasa di Knesset, Danny Danon mengatakan, meminta maaf jika tentara Zionis-Israel yang hanya membunuh sembilan orang penumpang Kapal Mavi Marmara menuju Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan, yang ia sebut sebagai “teroris”.

“Saya ingin meminta maaf kepada Anda atas nama segenap negara Israel atas kenyataan bahwa negara Israel tidak mengambil tindakan yang memadai untuk memeriksa kapal teroris Marmara sebelum meninggalkan Turki. Yang mungkin akan mencegah kapal dari dipersenjatai dengan senapan dan senjata-senjata lain, dan dari mengangkut para aktivis teroris yang berada dibawah perlindungan pemerintah Turki.” Demikian Danon memulai surat hinaan yang ditujukan kepada Erdogan.

“Karena hubungan kita yang sangat baik, dan penghormatan Anda yang sangat besar kepada negara Israel dan Zionis, saya harus meminta maaf karena (pasukan) komando AL yang, ketika mereka tiba di kapal disambut oleh perlawanan teroris bersenjata yang bertujuan membunuh mereka, tidak segera membela diri dengan menembak, dan malah bersikap menahan diri terhadap para ‘aktivis perdamaian
pura-pura’ yang berusaha membunuh mereka,” kata Danon.

Meminta maaf karena komando bertindak hati-hati, memperhatikan keberadaan warga sipil di atas kapal, dan hanya membunuh sembilan teroris. Jika pihak berwenang pemerintah tahu di kapal ada teroris, maka perintah yang diberikan adalah agar membunuh siapa saja yang membahayakan pasukan kami,” lanjut Danon membacakan surat ejekannya.

“Dengan izin Anda, satu lagi maaf diperlukan, untuk keputusan Israel membebaskan para pendukung teror berbahaya yang berada di atas kapal (Mavi Marmara. Red) dan tidak mengadili mereka dengan tuduhan percobaan pembunuhan, dan malah membayar tiket pulang mereka.”

“Dan akhirnya, terimalah permintaan maaf sepenuh hati kami, karena tidak meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencela Turki, dan menuntut penyelidikan terhadap hubungan antara organisasi teroris IHH dengan partai Anda dan Anda, Mr. Erdogan,“ pungkas Danny Dannon.

Sebelumnya, hari Selasa, Israel mengatakan tidak bermaksud untuk meminta maaf kepada pemerintah Turki atas peristiwa sadis pembantaian tentaranya tanggal 31 Mei yang mengakibatkan sembilan penumpang asal Turki meninggal. Pernyataan ini disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Danny Ayalon selama pidato di Knesset. Ucapan Ayalon ini membantah pernyataan resmi Kantor Perdana Menteri yang mengatakan jika Perdana Menteri Benyamin Netanyahu berusaha memperbaiki hubungan dengan Ankara setelah Turki memberi pertolongan dan ikut ambil bagian membantu memadamkan kebakaran di hutan Karmel, Israel.

Pernyataan anggota Knesset yang teramat congkak ini boleh jadi akan semakin memperuncing hubungan kedua negara.[di/cha/jp/inn/hidayatullah.com]

sumber : http://hidayatullah.com/berita/internasional/14683-hina-turki-anggota-kneset-ngaku-menyesal-hanya-bunuh-9-orang

Posted on December 17, 2010, in politik and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: