Monthly Archives: October 2010

1 November


1 November adalah hari ke-305 (hari ke-306 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.

Peristiwa

Kelahiran

Meninggal

Hari besar dan peringatan

 

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/1_November

Di Honduras, Islam Tiba Melampaui Columbus


Di Honduras, Islam Tiba Melampaui Columbus

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Sejarah dunia kerap mengagungkan nama Christopher Columbus sebagai orang pertama yang menemukan benua Amerika. Akan tetapi, beberapa sumber kesejarahan merekam kehadiran umat Islam dari Timur Tengah dan Afrika yang telah berlangsung sejak berabad silam ke wilayah tersebut, jauh melampaui sebelum Columbus.

Adalah putra Columbus sendiri, yang bernama Ferdinand, mengungkapkan temuan ayahnya ketika sampai di wilayah utara dan timur Honduras. Kala itu, sang penjelajah asal Spanyol menyaksikan keberadaan orang-orang hitam asal Afrika. Mereka kerap disebut sebagai orang Jaras dan Guabas. Nama ini kemungkinan memiliki kaitan dengan nama sebuah kota di Ghana, yakni Jarra.

Sedangkan kata Guabas, menurut sejumlah sejarawan, bisa dikaitkan dengan kata Kabah atau Kubba, yang notabene merupakan kiblat umat Muslim yang terletak di Tanah Suci Makkah. Maka itu sangat beralasan bila penduduk asal Afrika itu adalah pendatang asal Mali yang sudah memeluk agama Islam yang datang setelah kejatuhan Andalusia.

Beberapa komunitas Muslim di Honduras pada abad 16 dan 17, kerap menyebut diri mereka dengan istilah Almamys. Ini merujuk pada tempat asal mereka dari Spanyol. Mereka nampaknya juga memiliki kaitan erat dengan penduduk Muslim asal Afrika yang ditemui Columbus di kawasan utara dan timur.

Sejarawan Giles Cauvet dalam ‘Les Berberes de l’Amerique’ melakukan studi perbandingan etnografi antara pendatang dari Afrika, Timur Tengah dan warga asli Amerika. Menurutnya, komunitas yang menamakan diri sebagai Almamys hanya sedikit menjalin kontak dengan ekspedisi Columbus. Istilah itu sendiri dapat ditemukan pada literatur-literatur Islam kuno dari abad 12. ‘’Bila merujuk pada bahasa Mandinka Mali kuno, istilah tadi memiliki pertautan dengan kata /al Immamu/ yang berarti seorang imam, atau pemimpin,’’ jelasnya.

Demikian pula dalam buku terkenal berjudul ‘Nuzhat al Musthaq fi Isthiraq al Afaq’ karya sejarawan Muslim terkemuka al Idrisi pada abad 12, menceritakan perjalanan laut satu kelompok umat Islam berjumlah delapan orang. Mereka berlayar dari Afrika Utara dan singgah di Lisbon, Portugal. Setelah menempuh perjalanan selama 31 hari, akhirnya mereka sampai di wilayah yang diyakini sebagai kepulauan Karibia. Selanjutnya mereka mengembara kembali sebelum sampai ke wilayah Amerika Tengah.

Krakatau Dijual Murah, Amien Rais Berang


VIVAnews – Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memerintahkan Fraksi PAN di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera membongkar kasus dugaan korupsi yang lebih besar dari kasus PT Bank Century Tbk, yakni PT Krakatau Steel.

“Kami akan segera ledakkan kasus ini ke publik, bagaimana bisa saham Krakatau Steel (BUMN) dijual begitu murah, pasti ada sesuatu di balik itu semua,” kata Amien usai melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2010-2015 di Asrama Haji, Yogyakarta, Minggu 31 Oktober 2010

Menurut dia, penjualan saham Krakatau Steel yang relatif murah akan merugikan bagi bangsa Indonesia. “Kalau itu terjadi lagi akan seperti Indosat yang akhirnya dimiliki oleh asing (Singapura). Jelas itu sangat merugikan, karena itu aset berharga,” ujar Mantan Ketua MPR itu.

Amien menegaskan agar Fraksi PAN di DPR segera membongkar kasus tersebut. Dugaan korupsinya cukup besar, belum lagi kerugian negara yang begitu besar. “Ini aset berharga bagi generasi penerus. Kami sudah punya data lengkap dari kasus Krakatau Steel dan siap diungkap ke DPR,” tuturnya.

Ia juga meminta agar nantinya jika kasus tersebut terkuak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera mengusut kasus tersebut secara tuntas. “Ini dugaan korupsinya jauh lebih besar dari kasus Century. Jangan sampai kehilangan aset berharga untuk kedua kalinya,” tutur dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo menegaskan akan secepatnya membongkar kasus tersebut ke publik melalui fraksi PAN di DPR. “Kami sudah dapat instruksi dari pak Amien Rais. Tidak hanya itu, kita juga  telah memiliki data selengkap data kasus Century,” ujarnya.

Namun saat ditanyakan mengenai data yang dimilikinya itu, Dradjad menolak untuk menungkapkan saat ini. “Sebaiknya ditanyakan dulu ke Menteri BUMN, kenapa saham Krakatau Steal dijual murah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan dirinya meyakini harga Krakatau sudah ditentukan oleh komite penentu harga. “Yang penting prosesnya harus baik dan juga menjaga konsep good corporate governance (tata kelola perusahaan yang baik),” ujar dia usai peringatan Hari Keuangan ke-64 di Plaza Barat, Senayan, Jakarta, Minggu 31 Oktober 2010.

Namun, terkait harganya, Agus belum bersedia berkomentar. “Karena saya tidak dalam panitia penentuan harga,” ujarnya.

Sebelumnya, terkait penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Kementerian BUMN menetapkan harga saham perdana Krakatau Steel sebesar Rp850 per unit. Sedangkan kisaran harga sebelumnya adalah Rp800-1.150 per saham. (hs)

Sosok Pemuda Ideal di Mata Allah


Sosok Pemuda Ideal di Mata Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Kata-kata pemuda dalam Alquran diistilahkan dengan fatan, seperti firman Allah SWT pada surah al-Anbiya [21] ayat 60 tentang pemuda Ibrahim. “Mereka berkata, ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim’.”

Bentuk jamak dari fatan adalah fityah (pemuda-pemuda), seperti kisah pemuda-pemuda Ashabul Kahfi pada surah al-Kahfi [18] ayat 13. “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya, mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.”

Dalam hadis, pemuda sering diistilahkan dengan kata-kata syaabun. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari, disebutkan bahwa di antara tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan Allah SWT pada hari ketika tak ada naungan, selain naungan-Nya, adalah syaabun nasya’a fii ‘ibaadatillaah (pemuda yang tumbuh berkembang dalam pengabdian kepada Allah SWT).

Eksistensi dan peranan pemuda sangat penting. Dalam Alquran ataupun hadis, banyak diungkapkan karakteristik sosok pemuda ideal yang harus dijadikan teladan oleh pemuda yang bercita-cita sebagai orang atau pemimpin sukses. Pertama, memiliki keberanian (syaja’ah) dalam menyatakan yang hak (benar) itu hak (benar) dan yang batil (salah) itu batil (salah). Lalu, siap bertanggung jawab serta menanggung risiko ketika mempertahankan keyakinannya.

Contohnya adalah pemuda Ibrahim yang menghancurkan berhala-berhala kecil, lalu menggantungkan kapaknya di leher berhala yang paling besar untuk memberikan pelajaran kepada kaumnya bahwa menyembah berhala itu (tuhan selain Allah SWT) sama sekali tidak ada manfaatnya. Kisah keberaniannya dikisahkan dalam surah al-Anbiya [21]  ayat 56-70.

Kedua, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi (curiosity) untuk mencari dan menemukan kebenaran atas dasar ilmu pengetahuan dan keyakinan. Artinya, tidak pernah berhenti dari belajar dan menuntut ilmu pengetahuan (QS al-Baqarah [2]: 260). Ketiga, selalu berusaha dan berupaya untuk berkelompok dalam bingkai keyakinan dan kekuatan akidah yang lurus, seperti pemuda-pemuda Ashabul-Kahfi yang dikisahkan Allah SWT pada surah al-Kahfi [18] ayat 13-25. Jadi, berkelompok bukan untuk hura-hura atau sesuatu yang tidak ada manfaatnya.

Keempat, selalu berusaha untuk menjaga akhlak dan kepribadian sehingga tidak terjerumus pada perbuatan asusila. Hal ini seperti kisah Nabi Yusuf dalam surah Yusuf [12] ayat 22-24. Kelima, memiliki etos kerja dan etos usaha yang tinggi serta tidak pernah menyerah pada rintangan dan hambatan. Hal itu dicontohkah pemuda Muhammad yang menjadikan tantangan sebagai peluang hingga ia menjadi pemuda yang  bergelar al-amin (tepercaya) dari masyarakatnya.

Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, sosok pemuda ideal yang dicontohkan dalam Alquran dan hadis diharapkan bisa menjadi sumber inspirasi bagi para pemuda Indonesia masa kini. Wallahu a’lam.

sumber : http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/hikmah/10/10/29/143264-sosok-pemuda-ideal-di-mata-allah

Tiga Partai Larang ke Luar Negeri, Lainnya?


VIVAnews – Ramainya kecaman terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang berkunjung ke luar negeri, membuat sejumlah partai bertindak. Tiga partai yakni Partai Amanat Nasional, Partai Golkar dan Partai Gerakan Indonesia Raya menyatakan melarang kadernya ke luar negeri. instruksi larangan ke luar negeri telah diteken.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menyampaikan telah meneken instruksi larangan ke luar negeri bagi anggota DPR dari Golkar. Ia mengungkapkan hal tersebut usai Zikir dan Doa untuk Bangsa di Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 31 Oktober 2010.

Alasannya, kata Ical, panggilan akrab Aburizal, negara sedang dalam kesulitan. “Baik kesulitan keuangan maupun kesulitan dalam keadaan darurat (banyak musibah bencana alam).”

Karena itu, imbuhnya, sudah sepatutnya anggaran atau biaya kunjungan ke luar negeri disumbangkan untuk para korban bencana alam tersebut. Partai akan memberikan sanksi tegas jika ada kader yang tidak mematuhi instruksi tersebut. Dan, apabila ada kader yang telah terlanjur ke luar negeri, Ical mengimbau agar mempersingkat waktu kunjungan tersebut.

“Kalau pun ada (yang sifatnya mendesak), tentu harus atas izin DPP (Partai Golkar). Anggota DPR atau pun DPRD yang berencana ke luar negeri, semua harus atas izin DPP,” ujar mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu.

Kemarin, Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto juga menegaskan larangan seluruh kadernya melakukan kunjungan ke luar negeri, walaupun dalam rangka tugas. Menurutnya, saat ini Indonesia tengah berduka karena banyaknya bencana alam yang terjadi, sehingga sudah seharusnya kunjungan kerja tersebut ditiadakan.

Prabowo mengaku walau pun ada program dari DPR yang mengharuskan anggotanya melaksanakan kunjungan luar negeri, ia tetap tidak mengizinkan. Jika melanggar, partai tidak segan-segan menjatuhkan sanksi atau minimal teguran.

“Itu tidak perlu dipertanyakan, kalau di AD ART kan ada teguran, surat teguran pertama, kedua, kita panggil ke majelis etik. Tapi tidak begitulah, kita kekeluargaan, disindir saja pun sudah mengerti,” ujarnya.

Partai Amanat Nasional juga bersikap sama.  Partai tersebut sudah jauh-jauh hari mengusulkan pelarangan ini. Fraksi PAN bahkan mengusulkan secara resmi di DPR, perlu moratorium kunjungan ke luar negeri. Fraksi tersebut mengusulkan Dewan Perwakilan Rakyat memoratorium kunjungan ke luar negeri untuk eksekutif dan legislatif selama satu semester.

Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno mengatakan tawaran itu bagian solusi pemborosan dalam kunjungan kerja tersebut. Teguh usul moratorium itu tidak hanya untuk anggota dewan, tapi juga pemerintah. Menurut dia, pemborosan oleh pemerintah jauh lebih besar bila dibanding DPR. “Kami mendorong itu menjadi sikap resmi DPR, sudah tidak bisa kita biarkan baik di keduanya (eksekutif dan legislatif),” kata Teguh.

Dan hari ini, Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo menegaskan, kader yang nekat ke luar negeri, bisa terancam dipecat sebagai anggota DPR.

Selektif ke Luar Negeri

Jika tiga partai di atas bersikap keras, partai-partai yang duduk di parlemen lainnya lebih moderat. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memilih bersikap selektif. “Masalah kunjungan kerja ke luar negeri bagi anggota DPR dan pemerintah, saya kira dilihat dulu urgensinya dan kemaslahatannya,” kata Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo, kepada VIVAnews, Minggu 31 Oktober 2010.

Kalau kaitannya dengan Badan Kerjasama Antarparlemen atau undangan negara atau parlemen sahabat, tidak menjadi masalah. “Termasuk kunjungan muhibah terkait undangan parlemen atau negara-negara sahabat,” kata Tjahjo.

Mengenai kunjungan studi banding, Tjahjo mengusulkan agar lebih selektif. “Kalau urgensi dan kemaslahatannya tidak ada atau kurang mencapai target, saya kira bisa dipertimbangkan,” katanya.

Namun, ternyata tidak semua partai bersikap sama dengan partai-parti tersebut. Partai Persatuan Pembangunan misalnya, melalui Wakil Sekretaris Jenderal, M Romahurmuziy, menyatakan bahwa anggota DPR melakukan kunjungan ke luar negeri bukanlah hal tabu. Sepanjang kunjungan ke luar negeri itu, lanjut Romy, dapat dipertanggungjawabkan oleh anggota DPR yang bersangkutan hal itu tidak masalah.

Hal yang sama dikatakan oleh Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Achmad Mubarok. Menurut dia, pelarangan atau pembekuan rencana perjalanan dinas anggota DPR ke luar negeri ide yang sangat bagus. “Itu sebenarnya ide yang bagus, ide baik tapi tergantung niatnya.”

Mubarok menjelaskan, bahwa kalau memang pelarangan dari parpol kepada kadernya di DPR melakukan kunjungan ke luar negeri itu benar-benar sikap yang tidak dibuat-buat, jelas hal yang bagus dalam memberikan kejelasan warna dalam konstelasi politik nasional di mata publik. Tapi apabila pelarangan itu tidak tulus, sekadar hanya untuk sensasi semata, maka bagi Mubarok itu jelas suatu hal yang tidak bagus.

Dan soal niat ini ditangkap Presiden Partai Keadilan Sejahtera sebagai strategi “pencitraan.” Sikap PKS, kata Luthfi, adalah, “agar tak terjebak politik pencitraan asal melarang, sebaiknya DPR transparan benahi tupoksinya, bukan menghapus studi banding.”

Studi banding, kata Luthfi, jika dimanfaatkan dengan benar, transparan, jelas dan prosesnya diperbaiki akan bermanfaat juga bagi masyarakat. “Mengaitkan studi banding dengan peduli bencana bisa mislead apalagi jika opini dilansir oleh lembaga riset yang memihak parpol tertentu.”

Akhir kata, ujar Luthfi,  “PKS terus berusaha mendengar aspirasi masyarakat dengan objektif walau tidak populis, tanpa harus tersandera politik pencitraan yang minus solusi.”

• VIVAnews

%d bloggers like this: