Yaman di Bawah Rezim Saat ini Berada di Tepi Jurang Kehancuran

Sebelum Islam, Yaman mencerminkan titik temu pertarungan antara Persia dan Rumawi (Habasyi) dikarenakan pentingnya Yaman karena potensi dan posisinya. Setelah penduduk Yaman masuk Islam, mereka menjadi pelopor dalam penyebaran Islam di semua tempat, sehingga Persia dan Rumawi hancur di bawah pedang tentara-tentara Allah SWT. Penduduk Yaman seperti kaum muslim yang lain, dengan Islam, mereka berubah dari posisinya sebagai pihak yang lemah dicengkeram oleh kekuatan imperialis menjadi tuan-tuan yang mulia bagi dunia dan disegani oleh siapa saja yang belum didatangi oleh mereka. Demikian pula hari ini, pasca runtuhnya Daulah Khilafah yang dicabik-cabik oleh musuh-musuh Islam, kita pun kembali menjadi lemah sebagaimana dahulu sebelum Islam, untuk memperlihatkan pertarungan Anglo-Amerika dalam bentuk kebrutalan yang tersebar di negeri-negeri kaum muslim, dikomandani oleh antek-antek, duta-duta dan orang-orang mereka yang berkeliaran di seluruh penjuru negeri mencari kesempatan untuk memicu kekacauan dan pertumpahan darah. Kadang-kadang mereka berhasi merealisasikannya.

Di utara Yaman mereka memicu enam rangkaian perang Sha’ada dan Harf Sufyan yang pertama kali meletus tahun 2004. Perang itu telah menghancurkan tanaman dan ternak, menciptakan janda-janda, kehancuran, dan anak-anak yatim. Rezim tanpa belas kasihan menggunakan segala jenis peralatan dan senjata berat dan yang terlarang secara internasional, membunuh ribuan nyawa dan mengusir ratusan ribu orang, dan menghancurkan ribuan rumah. Rangkaian penghancuran itu terus berlangsung selama tujuh musim. Semua kejahatan keji itu dilakukan oleh pasukan Anglo-Amerika menggunakan tangan-tangan penduduk Yaman dan keluarga Sa’ud. Betapa memalukan semua perbuatan itu, yang kita berharap justru diarahkan kepada pencaplok Palestina, Afganistan, Irak dan negeri-negeri Islam lainnya.

Sedangkan selatan Yaman, maka imperialis memanfaatkan perasaan masyarakat yang merasa termarjinalisasi, tertindas, dizalimi dan korupsi yang sangat mudah diketahui oleh setiap orang yang memiliki mata, untuk menuntut pemisahan sebagai solusi untuk mengakhiri kesengsaraan mereka. Padahal pemisahan itu diharamkan oleh syara’ dengan tegas dan jelas!

Di bagian negeri lainnya seperti al-Ma’jalah di Abyan yang dibombardir oleh pesawat-pesawat tempur rezim, al-Yaman Times pada no 1371 tanggal 10 Juni di halaman pertamanya melansir gambar sisa-sisa rudal Tomahawk buatan Amerika dan hanya dimiliki oleh Amerika, dan gambar bom cluster yang tidak meledak. Bagaimana rezim menggunakan rudal semisal itu di tengah kaum muslim untuk menumpahkan darah para wanita, anak-anak dan laki-laki yang tak berdosa?

Mahfad di Sabwa dan Obeida di Ma’rib dibombardir menggunakan pesawat tak berawak Amerika yang menyebabkan korban tewas dengan dalih memerangi terorisme dan untuk menyenangkan Amerika yang telah mensuport rezim dengan ratusan juta dolar. Yang paling akhir, di Aden kota kedua terpenting di Yaman baik secara politik maupun ekonomi, Rezim tanpa belas kasihan menembaki para demonstran dalam sebuah aksi damai memprotes korupsi yang menyebar di seluruh Yaman, yang menyebabkan sejumlah korban tewas, terluka dan sejumlah orang ditangkap. Aksi-aksi rezim seperti itu menunjukkan kekacauan yang telah melanda seluruh negeri, dengan tanda tangan Rezim untuk memuaskan Amerika. Semestinya kekuatan Rezim Yaman digunakan untuk menghadapi kekuatan imperialis dalam serangannya, bukan malah berjalan sesuai arahan imperialis dalam menjerumuskan negeri dan penduduknya ke jurang kesengsaraan dan kehancuran!

Rezim Yaman tidak lagi memiliki kesibukan kecuali mengganggu kehidupan kaum muslim di Yaman yang hidup dalam kemiskinan, dilanda penyakit, kelaparan, ketakutan, kengerian dan tanpa rasa aman. Artileri dan pesawat terus membantai masyarakat! Tidak ada makanan. Ketergantungan kepada remah-remah yang datang dari luar negeri mewariskan kehinaan dan kemiskinan, karena remah-remah itu tidak bisa membuat kenyang dan mengilangkan rasa lapar, bahkan hanya menimbulkan kerendahan dan kehinaan! Lisrtik pun tidak ada. Kalaupun ada maka pemutusan aliran melanda seluruh kota di Yaman. Tidak ada air, kalaupun ada maka tercemar yang menyebabkan penyakit dan wabah epidemi. Tidak ada jalan. Kalaupun ada jalan-jalan itu sempit penuh lubang dan bergelombang. Bahkan tidak ada yang mulus meski hanya beberapa meter. Karenanya kondisi itu menyebabkan korban tewas dan terluka bukan karena perang terhadap nyawa dan harta benda. Berdasarkan laporan yang ada dalam masalah itu, hal itu merendahkan semua orang.

Semua itu menegaskan kesengajaan Rezim Yaman menyengsarakan masyarakat dan tidak peduli dengan nasib mereka.

Wahai pemilik keimanan dan hikmah.

Wahai para pemuka Yaman.

Bukankah Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban atas apa yang Anda ketahui tetapi tidak Anda kerjakan? Apakah Anda tidak mau berbuat agar Allah SWT meridhai Anda dan mengampuni kesalahan-kesalahan Anda yang telah lalu? Fakta keadaan Anda lebih dari cukup dari perkataan Anda. Tidakkah Anda menghisab diri sendiri sebelum Anda dihisab nanti. Maka mohonlah ampunan kepada Rabb Anda dan bertaubatlah kepada-Nya. Bersikaplah layaknya sikap penganut kebenaran dalam menghadapi kebatilan. Dengan itu berikutnya Anda bisa berharap Allah akan meringankan azab terhadap Anda? Karena minimal (sebelumnya) Anda diam saja dan yang paling tinggi justru ikut berkonstribusi sehingga kedua tangannya basah oleh darah orang-orang yang tak berdosa!

Wahai ahlul quwah di bumi Yaman, para Komandan militer.

Tidakkah Anda tahu bahwa Anda hanya membunuhi saudara Anda sendiri, pada waktu di mana musuh-musuh Anda menumpahkan darah dan mempermainkan potensi dan kekayaan negeri serta menyebarkan kekacauan dan kemungkaran?? Padahal Allah SWT telah berfirman:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنْ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنْ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنْ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلاَ نَصِيرٍ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS al-Baqarah [2]: 120)

Belum cukupkah Anda memperpanjang sikap bungkam Anda?? Apa yang Anda berikan kepada umat Anda dan sampai kapan Anda akan membiarkan darah orang-orang tak berdosa yang ditumpahkan tanpa hak, dan bukannya menghalangi dan menindak orang-orang zalim itu? Tidakkah Anda memperhatikan peran nenek moyang Anda dalam meninggikan kalimat Allah dan berjihad di jalan-Nya menyebarkan agama-Nya dan membela kesucian dan tempat sucinya? Tidakkah Anda tahu bahwa nenek moyang Anda dahulu memiliki andil besar dalam futuhat Persia, Rumawi, Andalusia, Afrika Utara, India dan Sind? Tidakkah Anda akan bersegera kepada kemuliaan di dunia dan akhirat, lalu Anda dirikan Daulah Islam, Khilafah Rasyidah, sehingga Anda akan sukses di dunia dan akhirat dan itu adalah kesuksesan yang besar? Bukankah Anda adalah bagian dari kaum Muslim dan kemuliaan adalah milik Anda, lalu kenapa musuh-musuh Allah bisa menguasai Anda? Dimana ghirah Anda terhadap agama Anda dan darah serta kehormatan saudara-saudara Anda seagama? Demi Allah, Allah akan meminta pertanggungjawaban Anda, lalu apa jawaban Anda? Bukankah dunia itu fana, lalu apa yang Anda persiapan untuk sesuatu yang kekal selain duduk membisu?

Hizbut Tahrir ada di tengah Anda dan bagian dari Anda, menyeru Anda untuk mendirikan daulah Khilafah yang telah dijanjikan oleh Allah SWT

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لاَ يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْفَاسِقُونَ

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS an-Nur[24]: 55)

Juga menjadi berita gembira dari Rasulullah saw :

…… ثُمَّ تَكُوْنُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ

… kemudian akan ada Khilafah berdasarkan manhaj kenabian (Hr Ahmad).

Jadi janganlah Anda malas untuk melaksanakan kewajiban Anda karena takut kepada orang-orang zalim dan permusuhan mereka kepada Anda. Sesungguhnya siapa saja yang menolong Allah maka tidak ada yang bisa mengalahkannya. Allah SWT berfirman:

إِنْ يَنْصُرْكُمْ اللَّهُ فَلاَ غَالِبَ لَكُمْ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلْ الْمُؤْمِنُونَ

Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal. (QS Ali Imran [3]: 160)

Sungguh Allah adalah penolong orang-orang yang beriman dan Yang mengalahkan musuh-musuh-Nya. Allah berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS Muhammad [47]: 7)

Hizbut Tahrir membangkitkan semangat dan tekad Anda untuk menolong kebenaran tanpa takut di jalan Allah kepada celaan orang-orang yang suka mencela. Maka penuhilah seruan kebenaran. Tolonglah Hizb dalam perjuangannya untuk melanjutkan kembali kehidupan Islami dengan menegakan Khilafah Rasyidah yang dengan itu akan bisa meraih kemuliaan di dunia dan akhirat.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (QS al-Anfal [8]: 24)

11 Sya’ban 1431 H/23 Juli 2010 M

Hizbut Tahrir Wilayah Yaman

sumber : http://hizbut-tahrir.or.id/2010/08/06/yaman-di-bawah-rezim-saat-ini-berada-di-tepi-jurang-kehancuran/

Posted on August 26, 2010, in politik and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: