Gayus, Pegawai Pajak Pemilik Rekening Rp 25 Miliar Itu

“Tidak tahu, Mas. Saya tahunya dari koran doang,” kata seorang pegawai Ditjen Pajak yang namanya tak mau disebutkan kepada Persda Network di Kantor Ditjen Pajak Jakarta, Senin (22/3/). Seorang pegawai Ditjen Pajak lainnya hanya menggelengkan kepala ketika ditanya soal Gayus.

Namun seorang satpam yang bertugas di Ditjen Pajak mengaku kenal sosok Gayus. “Minggu lalu katanya cuti mau pulang kampung,” kata Siti Zulaeha, satpam  berambut sebahu itu kepada wartawan.

Nama Gayus melejit ketika Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Pol) Susno Duadji menuding Gayus memiliki rekening Rp 25 miliar terkait kasus yang sedang diperiksa Mabes Polri.

Gayus adalah pegawai Bagian Penelaah Keberatan di Kantor Ditjen Pajak Pusat. Diduga Gayus adalah makelar kasus (Markus) di Ditjen Pajak. “Ruang kerja (Gayus) di lantai 18 (gedung utama Ditjen Pajak),” kata seorang pegawai Ditjen Pajak.

Menurut Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo, Gayus sejak dulu adalah seorang petugas pegawai negeri sipil (PNS) biasa tanpa jabatan struktural di lingkungan Ditjen Pajak. Lengkapnya, Gayus  merupakan petugas bagian Penelaan Keberatan golongan 3A. “Sejak kasus ini GT tidak jadi petugas penelaah keberatan lagi,” kata Tjiptardjo.

Dari data yang diperoleh Persda gaji PNS untuk golongan 3A  dengan masa kerja 10 tahun sekitar Rp Rp 1,9 juta. Namun apakah Gayus sudah bekerja di Ditjen Pajak selama 10 tahun lamanya juga belum ada informasi resmi. Juga apakah Gayus memiliki “bisnis sampingan” di luar pendapatannya sebagai PNS juga belum ada informasi yang pasti.

Yang jelas, Tjiptardjo agak heran bagaimana bisa pegawai biasa seperti Gayus memiliki rekening hingga Rp 25 miliar. “Makanya GT (Gayus Tambunan) kita periksa hari ini,” kata Tijptardjo.

Gayus  diperiksa di Direktorat Kepatuhan Internal Sumber Daya Aparatur (Kitsda) lantai 20 Gedung Utama Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/3/2010), sejak pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 16.00 WIB, Gayus masih diperiksa. Tjiptardo mensilahkan Gayus kalau hendak memberikan keterangan ke wartawan. “Tapi itu hak azasi dia,” kata Tjiptardjo. (persda network/aco)

sumber : http://www.pos-kupang.com/read/artikel/45126

Posted on March 31, 2010, in Berita Terbaru, Dalam Negeri and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: